Jakarta, 9 Juli 2025 — Global Citizenship Education Cooperation Center Indonesia (GCC Indonesia), melakukan audiensi penting dengan Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP), Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, pada Rabu, 9 Juli 2025. Pertemuan ini bertujuan untuk membangun kolaborasi strategis dalam mendorong integrasi Pendidikan Kewarganegaraan Global (GCED) ke dalam kurikulum nasional. Delegasi GCC Indonesia dipimpin oleh Prof. Dasim Budimansyah sebagai Direktur, didampingi oleh Prof. Ace Suryadi selaku Wakil Direktur, Didin Samsudin sebagai Koordinator Informasi dan Diseminasi Domestik, serta Restu Adi Nugraha sebagai staf administrasi.
Dalam pertemuan tersebut, GCC Indonesia menekankan urgensi GCED di tengah tantangan global yang semakin kompleks, seperti perubahan iklim, intoleransi, disinformasi, serta kesenjangan sosial dan ekonomi. Pendidikan Kewarganegaraan Global diyakini mampu memperkuat identitas pelajar sebagai warga dunia yang menjunjung tinggi interkonektivitas, toleransi, tanggung jawab global, serta nilai-nilai perdamaian dan keadilan sosial.

Prof. Toni Toharudin, Kepala BSKAP, menyambut baik inisiatif GCC Indonesia dan menyampaikan komitmen untuk mendukung penguatan GCED di Indonesia. “Kita akan dukung dan segera tindak lanjuti bersama Pusat Kurikulum dan Pembelajaran,” ujar Prof. Toni, sembari merujuk pada langkah konkret yang akan dikawal oleh Ibu Laksmi Dewi selaku Kepala Pusat Kurikulum dan Pembelajaran. Langkah ini sejalan dengan mandat dan fungsi BSKAP dalam penyusunan kebijakan teknis di bidang kurikulum dan asesmen pendidikan serta pengelolaan sistem perbukuan, sebagaimana diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 188 Tahun 2024 dan Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2024.

Sebagai pusat unggulan dan inovasi dalam implementasi GCED di Indonesia, GCC Indonesia memiliki visi untuk membangun ekosistem pendidikan kewarganegaraan global yang kontekstual, berkelanjutan, dan berdampak global. Misi utama GCC Indonesia meliputi:
- Penguatan kelembagaan dan pengembangan jejaring pendidikan GCED;
- Peningkatan kapasitas guru, dosen, dan tenaga kependidikan dalam mengintegrasikan nilai-nilai GCED;
- Pengembangan model pembelajaran GCED yang inovatif dan selaras dengan kurikulum nasional;
- Evaluasi dan asesmen berkelanjutan untuk menjamin efektivitas pembelajaran GCED;
- Diseminasi pengetahuan dan praktik baik GCED kepada masyarakat luas;
- Kemitraan strategis dengan pemangku kepentingan nasional maupun internasional.
Dengan dukungan BSKAP dan langkah kolaboratif lintas institusi, GCC Indonesia optimis bahwa GCED dapat diinfusikan secara menyeluruh dalam kurikulum pendidikan nasional, khususnya untuk mendukung pencapaian Target SDG 4.7, yaitu pendidikan yang mendukung pembangunan berkelanjutan, kewargaan global, dan penghormatan terhadap keberagaman budaya.

Pertemuan ini menjadi pijakan awal yang penting untuk memperkuat sinergi antara dunia akademik, pembuat kebijakan, dan masyarakat dalam mencetak generasi Indonesia yang aktif, reflektif, dan bertanggung jawab sebagai warga global.


